TRENGGALEK – INDOSUARANEWS, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengambil sumpah dan melantik sebanyak 62 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Rabu (19/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Trenggalek.
Bupati Mochamad Nur Arifin mengatakan, 62 pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang dipercaya untuk membawa perubahan di lingkungan pemerintahan. Meski jumlahnya terbatas, ia berharap para pejabat tersebut mampu memberikan dampak besar melalui tugas dan tanggung jawab yang diemban.
“Selamat kepada teman-teman yang telah menempati posisi dan amanah baru. Semoga lancar dalam bertugas dan amanah dalam bertugas. Semoga juga berintegritas, artinya tercapai tujuan dari pembangunan. Kalian manfaat dan barokahi di tempat yang baru,” kata Mas Ipin.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan, melainkan menjadi wadah untuk menghadirkan perubahan. Ia menegaskan, perubahan tidak selalu harus dimulai dari jajaran top manajemen, tetapi juga dapat lahir dari para pejabat yang berada di lini eksekusi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan ini sebenarnya sebagai wadah kecil yang akan membawa perubahan. Karena yang ada di depan saya saat ini adalah sedikit orang yang saya percaya bisa membawa perubahan yang besar,” imbuhnya.
Mas Ipin menjelaskan, dalam pelantikan kali ini tidak terdapat pejabat eselon II yang dilantik. Namun, hal tersebut tidak mengurangi pentingnya peran pejabat administrator maupun pengawas dalam mewujudkan perubahan.
“Tidak ada pejabat eselon II yang baru di sini. Artinya perubahan tidak harus dari level-level top manajemen, tapi eksekutor-eksekutor seperti mereka yang sangat saya butuhkan. Ada yang dulu di daerah, saat ini di posisi kedinasan. Ada yang dulu duduk di dalam, saat ini saya butuhkan untuk menjadi garda terdepan menemui masyarakat,” jelasnya.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan posisi dan lingkungan kerja yang baru. Selain itu, mereka diminta menghormati pimpinan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pelantikan yang berlangsung di penghujung tahun tersebut, kata Mas Ipin, diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat berbagai program pemerintah daerah.
“Mereka yang saya percayai dan tadi saya minta ini menjadi penghujung tahun tercepat. Percepat memberikan pelayanan, percepat pelaksanaan pembangunan, dan jadikan jembatan 2027. 2028 kita mengakselerasi Trenggalek yang lebih baik lagi,” tandasnya.
Sejumlah Pejabat Beralih dan Mendapat Promosi
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) kini ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Di antaranya Budi Priyono yang sebelumnya menjabat Plt Camat Kampak, kini dilantik menjadi Camat Kampak definitif.
Kemudian Agus Wiyono, yang sebelumnya menjabat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan sekaligus Plt Camat Trenggalek, kini dipercaya menduduki jabatan Camat Trenggalek definitif.
Sementara itu, jabatan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan diisi Yusuf Widarto yang sebelumnya menjabat Camat Munjungan. Posisi Camat Munjungan selanjutnya diisi Wasis Widodo, yang sebelumnya menjabat Kabid Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Kabupaten Trenggalek.
Selain mutasi, pelantikan juga diwarnai promosi sejumlah pejabat. Salah satunya Beny Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Bakesbangpol Trenggalek. Ia mendapatkan promosi sebagai Kabag Umum Setda Trenggalek.
Sementara posisi yang ditinggalkan Beny Wijaya diisi Malminggo Putra P., yang sebelumnya menjabat Kasubag Protokol dan kini mendapatkan promosi menjadi kepala bidang.
Bupati Trenggalek berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas serta segera bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya penyegaran dan pengisian sejumlah jabatan tersebut, Pemkab Trenggalek menargetkan roda pemerintahan semakin efektif, pelayanan publik semakin cepat, dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih optimal menuju Trenggalek yang lebih baik.
Editor : Bayu NR












