Alberto Surra Bersinar di Most, Siap Tantang Para Pembalap Elite Superbike

INDOSUARANEWS, Pembalap muda Italia, Alberto Surra, mulai mencuri perhatian di ajang World Superbike usai tampil impresif pada seri Most, Republik Ceko. Mengendarai Ducati Panigale milik tim Motocorsa, Surra sukses finis di posisi keenam pada Race 2 dan mengaku sangat puas dengan perkembangan performanya sepanjang akhir pekan balapan.

Hasil tersebut terasa spesial bagi rider asal Piedmont itu karena ia belum pernah menjajal Sirkuit Most sebelumnya. Namun, secara perlahan Surra mampu beradaptasi dengan karakter Ducati dan menunjukkan peningkatan signifikan dari sesi ke sesi.

“Saya sangat senang karena ini pertama kalinya saya balapan di Most. Awalnya kami memulai akhir pekan dengan cukup sulit, tetapi perlahan kami memahami arah pengembangan motor dan elektroniknya. Setelah itu semuanya berjalan lebih baik,” ujar Surra.

Pembalap berusia 21 tahun itu juga menyoroti duel sengitnya dengan Garrett Gerloff yang menurutnya menjadi salah satu pertarungan terbaik sepanjang karier balapnya.

“Pertarungan dengan Gerloff luar biasa. Dia pembalap yang sangat kuat dan penuh respek. Kami saling menyalip dengan bersih dan sportif, dan itu membuat balapan terasa sangat spesial,” katanya.

Meski berhasil tampil kompetitif, Surra mengaku dirinya masih jauh dari kata sempurna. Ia merasa masih harus banyak belajar untuk bisa bersaing secara konsisten di barisan depan bersama para pembalap elite Superbike.

Menurutnya, target awal musim sebenarnya hanya menembus posisi 10 besar. Karena itu, hasil di Most dianggap sudah melampaui ekspektasi tim.

“Saya masih perlu memahami batas kemampuan saya dan motor ini. Untuk saat ini kami belum siap bersaing di posisi tiga atau empat besar, tetapi kami terus berkembang,” lanjutnya.

Penampilan agresif dan penuh semangat membuat nama Alberto Surra semakin dikenal penggemar Superbike. Namun demikian, ia tetap memilih rendah hati dan fokus pada proses belajar.

“Saya tidak takut kepada siapa pun, tetapi saya juga tidak merasa hebat. Saya hanya anak muda 21 tahun yang ingin terus belajar dan memberikan 100 persen di setiap kesempatan,” ungkapnya.

Usai balapan di Most, Surra mengaku menerima banyak dukungan, termasuk perhatian dari legenda balap Italia, Max Biaggi, yang sempat menghubungi kepala mekaniknya.

Kini Surra menatap seri berikutnya di Misano dengan penuh optimisme. Ia bahkan berharap suatu saat nanti bisa bertarung langsung melawan Nicolo Bulega di barisan depan.

“Saya ingin suatu hari nanti bersaing dengan Bulega, tetapi dengan penuh rasa hormat dan martabat. Saya ingin dikenal karena cara balap yang bersih dan kemampuan saya di lintasan,” tegasnya.

Penampilan Surra di Most menjadi sinyal bahwa World Superbike memiliki talenta muda baru yang siap memberi warna dan menghadirkan persaingan lebih hidup di musim ini.

Editor : Bayu NR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *