Tulungagung – INDOSUARANEWS , Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Al Falah, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, saat ratusan jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah mengikuti pengajian rutin, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual melalui dzikir, doa bersama, dan tausiyah keagamaan.
Pengajian yang dihadiri jamaah dari berbagai daerah itu turut dihadiri Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari para jamaah dan pengurus tarekat yang selama ini aktif menjaga tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan, termasuk kesehatan, keimanan, serta kesempatan untuk terus menghadiri majelis ilmu dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Menurutnya, kegiatan pengajian dan dzikir yang rutin dilaksanakan memiliki peran penting dalam membangun ketenangan batin sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan seluruh jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah yang konsisten menggelar kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan spiritual umat. Komitmen tersebut dinilai menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
Pada kesempatan itu, Ahmad Baharudin turut menjelaskan upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui sektor pendidikan keagamaan. Salah satu langkah yang tengah dibahas adalah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Madrasah Diniyah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah.
“Pendidikan agama memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk akhlak dan karakter generasi penerus. Kemampuan membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran Islam harus menjadi bekal utama bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah terus menjaga persatuan, memperluas syiar Islam, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dzikir bersama, pembacaan doa, serta tausiyah keagamaan yang berlangsung khidmat. Atmosfer religius yang tercipta mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, persaudaraan, dan nilai-nilai spiritual yang terus terpelihara di tengah masyarakat Tulungagung.
Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat semakin erat sehingga mampu menciptakan kehidupan yang harmonis, religius, dan berorientasi pada kemajuan bersama. ( PROKOPIM TULUNGAGUNG)
Editor : Bayu NR












