MADIUN – INDOSUARANEWS, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri pembukaan Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan jambore yang diikuti berbagai elemen pengelola perhutanan sosial dari seluruh Jawa Timur.
Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 menjadi ajang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Kelompok Tani Hutan (KTH), perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Plt Bupati Ahmad Baharudin menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendukung program perhutanan sosial sebagai salah satu instrumen pembangunan berkelanjutan yang mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Tulungagung juga menorehkan prestasi membanggakan. Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Lestari dari Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, berhasil meraih Juara I Lomba Wana Lestari Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Prestasi tersebut mengantarkan KTH Sumber Lestari sebagai wakil Provinsi Jawa Timur untuk berlaga pada Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat Tulungagung dalam mengelola kawasan hutan secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Keberhasilan KTH Sumber Lestari diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani hutan lainnya untuk terus mengembangkan potensi kawasan hutan secara bijaksana, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.
Dengan semangat kolaborasi dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis perhutanan sosial akan terus menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Editor : Bayu NR












