KEDIRI – INDOSUARANEWS , Festival Kali Brantas V kembali menjadi panggung apresiasi seni dan budaya yang mempertemukan unsur perguruan tinggi, pemerintah, seniman, komunitas, serta masyarakat. Digelar oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri, festival ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga memperkuat peran dunia akademik dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkokoh identitas Kota Kediri.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival Kali Brantas yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Menurutnya, festival ini telah menjadi ruang kolaborasi yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam upaya melestarikan seni dan budaya daerah.
Ia berharap Festival Kali Brantas tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan terus tumbuh sebagai wadah lahirnya karya-karya seni yang berkualitas serta mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia, khususnya budaya yang berkembang di Kota Kediri.
“Semoga festival ini mampu melahirkan semakin banyak karya seni berkualitas serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia, khususnya budaya yang ada di Kota Kediri,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri, Zainal Afandi, menjelaskan bahwa Festival Kali Brantas bermula dari gelar karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam mata kuliah seni pertunjukan. Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi festival tahunan yang mengangkat kekayaan seni dan budaya khas Kediri.
Pada penyelenggaraan Festival Kali Brantas V, pertunjukan utama menampilkan Drama Tari Calon Arang yang diperankan oleh mahasiswa PGSD. Selain itu, berbagai sanggar seni di Kota Kediri turut berkolaborasi memeriahkan festival, sehingga menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengalaman berkesenian bagi para mahasiswa.
Sekitar 250 mahasiswa PGSD terlibat aktif dalam penyelenggaraan festival, baik sebagai penampil, panitia, maupun pengelola acara. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mengedepankan kreativitas, kerja sama, dan pelestarian budaya.
Festival Kali Brantas V juga dimeriahkan dengan penampilan kolaboratif antara mahasiswa PGSD dan SD Lab Universitas Nusantara PGRI Kediri bersama Sanggar Sekar Arum, Sanggar Griya Kencana, Sanggar Gantari, Sanggar Jaya Dwipa, Komunitas Dewa Sakti Indonesia, Reog Ponorogo, serta atraksi Barongsai yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Khusnul Arif, Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri Zainal Afandi, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Zachrie Achmad, tim produksi Festival Kali Brantas V, mahasiswa dan keluarga besar Universitas Nusantara PGRI Kediri, para seniman dan sanggar tari, serta masyarakat yang memadati lokasi penyelenggaraan festival.
Melalui Festival Kali Brantas V, Pemerintah Kota Kediri bersama Universitas Nusantara PGRI Kediri menunjukkan komitmen untuk terus menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Diharapkan festival ini menjadi inspirasi lahirnya inovasi seni sekaligus memperkuat jati diri Kota Kediri sebagai kota yang kaya akan tradisi, budaya, dan kreativitas. ( PROKOPIM – KDR )
Editor : Bayu NR












