Tulungagung – INDOSUARANEWS ,Bupati Gatut Sunu Wibowo menyoroti buruknya kondisi kebun binatang mini di lingkungan pendapa Kabupaten Tulungagung yang dinilai tidak terawat meski telah dialokasikan anggaran perawatan mencapai Rp600 ribu per hari.
Sorotan itu disampaikan Bupati melalui status WhatsApp pribadinya usai meninjau langsung area kandang bersama cucunya.Dalam unggahannya, Gatut Sunu mengaku prihatin setelah cucunya yang berusia 3 tahun mempertanyakan kondisi hewan yang terlihat kurus, terutama beberapa rusa yang menjadi daya tarik utama area tersebut.
Menurutnya, dengan besarnya anggaran yang telah disiapkan setiap hari, seharusnya kebutuhan pakan dan perawatan hewan dapat terpenuhi secara layak.Bupati juga menilai terdapat ketidaksesuaian antara anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah dengan kondisi di lapangan.
Hal itu membuat dirinya mempertanyakan pola pengelolaan dan efektivitas penggunaan dana perawatan yang selama ini berjalan.Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Gatut Sunu berencana menurunkan tim khusus yang terdiri dari beberapa perangkat daerah terkait, termasuk dokter hewan, guna melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, mengevaluasi kualitas pakan, serta meninjau ulang sistem perawatan dan pengawasan kebun binatang mini tersebut.
“Anggaran sudah ada, tapi jika kondisi di lapangan tidak mencerminkan itu, berarti ada yang harus dievaluasi,” ujarnya dalam unggahan tersebut.Langkah tegas ini diambil untuk menjamin kesejahteraan satwa dan memastikan fasilitas publik yang berada di lingkungan pemerintah daerah tetap terawat dengan baik.
Pemeriksaan menyeluruh dijadwalkan dilakukan dalam waktu dekat, dan hasilnya akan menjadi dasar pembenahan pengelolaan kebun binatang mini di pendapa Kabupaten Tulungagung.
( Red/Ko )
Editor : Bayu NR












