Antisipasi El Nino, Bupati Blitar Pastikan Irigasi Pompanisasi Berfungsi Optimal

BLITAR – INDOSUARANEWS, Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperkuat sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan air irigasi menjelang musim kemarau. Sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak El Nino, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., meninjau langsung pemanfaatan program Irigasi Pompanisasi (IrPom) di sejumlah desa, yakni Desa Dawuhan, Plosorejo, Darungan, dan Sumberjo, pada Kamis (9/7).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan Irigasi Pompanisasi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah beroperasi dengan baik dan mampu mengalirkan air ke lahan pertanian yang membutuhkan.

Dari hasil kunjungan di lapangan, Bupati Rijanto memastikan sistem pompanisasi telah berfungsi dan air sudah mengalir ke area persawahan. Menurutnya, keberadaan IrPom menjadi solusi penting bagi petani dalam menghadapi musim kemarau sehingga kebutuhan air untuk bercocok tanam tetap terpenuhi.

“Dengan tersedianya pasokan air yang memadai, diharapkan petani dapat terus melakukan budidaya tanpa terkendala kekeringan. Hal ini sekaligus menjadi upaya menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menjelaskan bahwa Kabupaten Blitar menerima bantuan Irigasi Pompanisasi dari Kementerian Pertanian RI dalam dua tahap. Pada tahap pertama diterima sebanyak 45 unit, sedangkan tahap kedua sebanyak 50 unit, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 95 unit.

Menurutnya, tambahan sarana irigasi tersebut diharapkan mampu memperluas layanan pengairan, meningkatkan produktivitas lahan pertanian, serta memberikan rasa aman bagi petani dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi lebih panjang akibat El Nino.

Melalui optimalisasi program Irigasi Pompanisasi, Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim. ( Red/BD)

Editor : Bayu NR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *