TULUNGAGUNG – INDOSUARANEWS ,Suasana religius dan penuh kekhidmatan mewarnai kegiatan pengajian rutin Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Panjerejo yang digelar di Masjid Nurul Huda, Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan, Selasa (23/6/2026).
Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti kegiatan keagamaan yang menjadi agenda rutin warga Nahdliyin setempat.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada pengurus Muslimat dan Fatayat NU Ranting Panjerejo yang secara konsisten menggelar pengajian sebagai sarana memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Pengajian seperti ini memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis. Saya berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena selain menambah wawasan keagamaan, juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Rejotangan, Camat Rejotangan, Kepala Desa Panjerejo, Ketua Tanfidziyah NU Ranting Panjerejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus dan anggota Muslimat dan Fatayat NU.
Pengajian semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kiai H. Lukman Syafi’i dari Kota Blitar.
Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain tausiyah, rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan selawat, doa bersama, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan sebagai sarana memperkuat keimanan dan mempererat persaudaraan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat Tulungagung yang religius, harmonis, dan sejahtera.
(PROKOPIM – TULUNGAGUNG )
Editor : Bayu NR












